Postingan

KISAH BUTIRAN WAKTU 2

Malam dingin menyelimuti dusun dikaki gunung. Angin bagai membeku diselimuti embun, disebuah gubuk nampak cahaya berkelip kelip dari tungku masak, seorang ibu muda yang sedang hamil terdengar membujuk anak prempuannya yang sedang kelaparan.



"Ade sabar ya sayang, ibu sedang masak" katanya
"Tapi kok lama sekali masaknya, ade sudah lapar sekali" rengek anak prempuan berwajah manis semanis ibunya itu.
"Ya makanya ade tidur dulu, nanti kalau ayah pulang, kita makan bersama" bujuknya sambil mengusap kepala kecil berambut ikal yang sedang terbaring lemah dilantai kayu beralas pelastik kusam.
Anak prempuan itu tersenyum manis membayangkan akan makan bersama kalau ayahnya nanti sudah pulang.

Sesungguhnya sejak dari tadi berkali kali dia membuka jendela dan memandang cemas keluar. Diluar sana, diujung jalan setapak hanya gelap dan waktu merambat menuju penghujung malam. Entah mengapa tidak seperti biasanya suaminya pulang terlambat setelah bekerja sebagai buruh kebun pa…

HARUSKAH MENERIMA HERD IMMUNITY DAN BERDAMAI DENGAN COVID 19?

MENULIS PEKERJAAN DEMI KEABADIAN

7 MAKHLUK YANG PALING SETIA KEPADA PASANGAN HIDUP

JANGAN BUNUH KAMI - TRAGEDI DI HULU SUNGAI TUAKA

MAWAR SETAMAN UNTUK MAGDALENA

KATANYA AKU TAK AKAN BAHAGIA